Sistem gugur digunakan dalam catur, tenis, dan turnamen sepak bola (seperti FA Cup). Oleh Champions League dan Piala Dunia FIFA sistem setengah kompetisi dimainkan dalam putaran awal dalam penyisihan grup, kemudian dilanjutkan dengan sistem gugur bagi tim-tim yang lolos
Kontestan yang kalah tidak berhak mengikuti kompetisi putaran selanjutnya.
Kontestan pemenang melawan kontestan pemenang pada putaran selanjutnya.
Kontestan yang tidak pernah kalah menjadi juara.
Kontestan yang kalah 1 kali menjadi runner-up (juara II).
Dua kontestan yang kalah di putaran semifinal (4 besar) akan bertanding memperebutkan juara III (jika diadakan play-off perebutan juara III).
0 comments:
Post a Comment